Jumat, 11 November 2011

Tugas Pengantar Bisnis 2 (Softskill)

Tugas 2 : Tugas Softskill

Makna Sukses

   Sebuah kata yang sering kita dengar. Segala sesuatu yang sangat diinginkan oleh semua orang di dunia. Suatu hal yang selalu ingin di raih dengan segala pengorbanan baik pengorbanan yang biasa saja sampai pengorbanan dengan segala cara.
Jadi apa yang di maksud dengan kata sukses? Sukses itu bila kita memiliki harta yang berlimpah dengan kekayaan kita dimana – mana atau menjadi seorang pejabat di daerah tertentu dengan gaji yang sangat besar. Apakah itu semua yang dikatakan sukses? Sukses dengan definisi yang sangat sempit itukah yang dinamakan sukses?
Menurut C. Maxwell dalam bukunya The Success Journey menyatakan bahwa sukses sejati bukanlah sesuatu yang bisa kita capai atau peroleh. Menurutnya sukses itu sebenernya suatu perjalanan yang harus kita tempuh sepanjang hidup. Saya sependapat dengan pernyataan C.Maxwell mengenai kata sukses. Sukses menurut saya adalah suatu perjalanan hidup kita untuk mengenal lebih mendalam tentang diri kita dengan mengetahui segala hakekat yang kita miliki sebagai manusia. Dengan mengerti hakekat kita di dunia yang fana ini, kita mulai mencoba mengenali diri kita yang sebenarnya. Segala kelebihan dan kekurangan kita. Segala bakat istimewa yang dianugerahkan Sang Pencipta. Segala impian impian dari hati kita yang paling dalam. Segala dedikasi yang ingin kita berikan untuk orang – orang kita cintai dan dunia ini.
Itulah sukses menurut pendapat saya, jadi hati – hati lah kalian bila ingin mendeskripsikan makna sukses. Jangan sampai kita sukses menurut ukuran orang lain, tetapi kita tidak pernah bahagia menjalankannya.

Dengan berbagai sumber:




Kuliah Sambil Berwiraswasta

Sudah menjadi pemahaman umum bahwa setiap mahasiswa yang ada diperguruan tinggi dipersiapkan dan mempersiapkan diri untuk kelak bekerja di sektor formal, seperti menjadi pegawai negeri, pegawai perusahaan swasta, dosen di perguruan tinggi negeri atau swasta, dan lain-lain. Intinya lebih kepada menjadi pekerja bawahan, atau orang gajian, bukan sebagai pekerja mandiri atau bahkan pemilik dari suatu perusahaan.
Bekerja di sector formal semakin menyempit, bahkan setiap tahunnya banyak sekali pegawai yang kena PHK. Terlebih lagi bila ada penerimaan pegawai negeri, banyak sekali peminatnya namun yang diterima hanyalah sebagian saja dan itu akan menambah daftar pengangguran yang tiap tahunnya semakin bertambah. Kondisi ini mungkin bukanlah keinginan mereka, karena belum adanya alternatif lain yang lebih menjanjikan, dan masih terbatasnya bekal untuk membuka lapangan kerja mandiri, terutama kesiapan dan jiwa wirausaha.
Jika sektor formal menyempit, tidak demikian dengan sektor informal yang justru semakin melebar, membuka berbagai kesempatan untuk dimasuki oleh para pekerja-pekerja mandiri. Masalahnya adalah kesiapan dari pekerja-pekerja mandiri tersebut dalam hal keterampilan, pengalaman, dan yang terpenting adalah pasar dari produk yang dihasilkan.
Belakangan ini telah mulai disadari bahwa lulusan perguruan tinggi seharusnya juga dibekali dengan kemampuan untuk membuka lapangan kerja mandiri, terutama untuk dirinya sendiri dan orang lain. Karena itu saat ini telah banyak perguruan tinggi yang memasukkan mata kuliah kewirausahaan dalam kurikulumnya.
Tapi, teori saja tidaklah cukup. Teori tidak menghasilkan pengalaman ataupun pembentukan kebiasaan-kebiasaan efektif yang diperlukan oleh seorang wirausaha. Mereka haruslah berlatih dengan usaha nyata/ bisnis ril selama menempuh masa pendidikan. Upaya ini sekaligus menepis anggapan lama bahwa selama masa pendidikan formal tidak boleh dicampuri dengan hal-hal lain yang dapat mengganggu studi mereka. Bukankah sudah banyak bukti bahwa mereka yang berhasil disektor informal adalah mereka yang telah menekuni bisnisnya sekian lama, jiwa wirausaha telah tumbuh dalam diri mereka.  
Tujuan berlatih dengan bisnis nyata selama masa studi adalah untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan secara permanen. Bidang studi yang dijalani dapat menjadi bidang usaha untuk berlatih. Tujuan akhir yang diharapkan adalah setelah menjadi sarjana ia punya alternatif yang setara antara bekerja secara formal atau memilih bekerja secara mandiri, baik dalam bidang studinya atau sebaliknya. Jika ini terjadi maka setiap lulusan tidak lagi berbondong-bondong mendaftar pekerjaan, atau apabila gagal pada kesempatan tersebut ia tidak akan kembali menganggur. Dengan adanya mata kuliah kewirausahaan sebagai pendamping mata kuliah formal yang ada dan kemampuan intelektualitas yang lebih tinggi, maka peluang akan lebih besar. Mari kita galakkan hidup berwiraswasta saat menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi.

Dengan sumber :


Mau jadi apakah setelah lulus nanti ?

Semua mahasiswa/i yang telah lulus pasti telah mempunyai rencana untuk mencari kerja di tempat yang bonafit  atau menjadi pengusaha. Sebagian mahasiswa/i yang ada di Indonesia kebanyakan ingin menjadi pegawai di perusahaan yang bonafit karena mereka menilai bahwa prestise kerja di perusahaan yang bonafit jauh lebih tinggi ketimbang di perusahaan yang kecil atau menjadi seorang pengusaha. Padahal menjadi seorang pengusaha memiliki nilai lebih ketimbang menjadi seorang pengawai karena untuk memulai usaha tertentu tidaklah mudah. Saya memiliki keinginan bila nanti setelah lulus kuliah saya akan mencoba menjadi seorang pengusaha, walaupun untuk menjadi pengusaha yang sukses tidaklah mudah namun bila saya mencoba pasti akan ada jalan juga untuk mencapai kesuksesan itu. Saya berpikir bila sebagian mahasiswa/i  tetap berkeinginan menjadi seorang pegawai lalu siapa yang akan menjadi pemilik atau seorang pengusahanya.
Menjadi seorang pengusaha memanglah tidak mudah apalagi ditambah dengan perekonomian di Indonesia yang tidaklah pasti. Namun bila kita mengawali dengan niat yang bersungguh – sungguh dan memiliki tekad ingin mempunyai perusahaan atau usaha yang maju pasti suatu saat kita akan mencapai titik kesuksesan. Adapun tips menjadi pengusaha yang sukses adalah sebagai berikut :
1.      Awali dengan Impian dan Imajinasi
Sebelum manusia bisa mendarat di bulan, tak pernah ada yang berfikir bahwa hal itu adalah sebuah kenyataan. Ide mendarat di bulan pada awalnya adalah sebuah mimpi indah yang tak akan pernah terwujud.Namun impian dan imajinasi itu akhirnya berubah menjadi kenyataan ketika seseorang telah membuktikannya dengan pendaratan manusia pertama kali ke bulan. Yang perlu diingat adalah segala sesuatu keberhasilan itu bermula dari impian dan keyakinan dengan didorong oleh kerja keras untuk mewujudkannya.

2.      Semangat dan Kegigihan
Antusiasme, semangat dan kegigihan adalah sebuah modal utama di dalam memulai sebuah perjuangan baru untuk mencapai keberhasilan. 

3.      Mempunyai Pengetahuan Dasar-dasar Bisnis
Tanpa adanya pengetahuan dasar-dasar bisnis hanya akan membuat usaha anda seperti sebuah kelinci percobaan. Kemungkinan besar hanya akan banyak mengalami kegagalan. Tidak akan ada sukses tanpa sebuah pengetahuan.

4.      Berani Mengambil Resiko
Setiap sesuatu yang kita usahakan tentu akan ada resikonya. Semakin besar hasil yang ingin dicapai, tentu kemungkinan resiko yang akan dialami apabila mengalami kegagalan juga besar. Orang yang berani mengambil resiko adalah calon orang yang sukses. Jangan takut akan kegagalan, tapi jadikanlah kegagalan itu sebagai batu loncatan menuju kesuksesan.

5.      Mau Belajar Dari Pengalaman Orang Lain
Pepatah mengatakan: “Pengalaman adalah guru yang terbaik.” Seorang calon pengusaha yang sukses mau mengambil pengalaman dari orang lain dan dari dirinya sendiri. Apapun pengalaman seseorang itu baik kesuksesan atau kegagalan harus dijadikan suatu pelajaran yang berharga sebagai panduan dia dalam memulai usaha atau mengembangkan usahanya.
Itulah beberapa tips agar menjadi pengusaha yang sukses dan juga dapat memajukan perekonomian di Indonesia. Sekian tulisan saya, semoga bermanfaat.





 Nama : Hapsari Widayani
 Kelas  : 1EB04
 NPM   : 23211213






Tugas Pengantar Bisnis 2

Tugas 1 = Tugas Mata Kuliah

1.      Jawablah pertanyaan di bawah ini

a.      Jelaskan pengertian manajemen

  •    Menurut Mary Parker Follet manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain.
  •  Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien.
  •   Oey Liang Gie, Guru Besar Manajemen UI mendefinisikan bahwa manajemen adalah seni dan ilmu perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian, dan pengontrolan dari pada “human and natural resources” untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan terlebih dahulu.


b.      Jelaskan fungsi utama manajemen

1)        Fungsi Perencanaan
Proses yang menyangkut upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi kecenderungan di masa yang akan datang dan penentuan strategi dan taktik yang tepat untuk mewujudkan target dan tujuan organisasi.


2)        Fungsi Pengorganisasian
Proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan didesain dalam sebuah struktur organisasi yang tepat dan tangguh, sistem dan lingkungan organisasi yang kondusif, dan dapat memastikan bahwa semua pihak dalam organisasi dapat bekerja secara efektif dan efisien guna pencapaian tujuan organisasi.

3)        Fungsi Pengarahan dan Implementasi
Proses implementasi program agar dapat dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi serta proses memotivasi agar semua pihak tersebut dapat menjalankan tanggungjawabnya dengan penuh kesadaran dan produktifitas yang tinggi.

4)        Fungsi Pengawasan dan Pengendalian
Proses yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan, diorganisasikan dan diimplementasikan dapat berjalan sesuai dengan target yang diharapkan sekalipun berbagai perubahan terjadi dalam lingkungan dunia bisnis yang dihadapi.

2.      Jelaskan Pengertian
a.      Marketing
§     Menurut Philip Kotler  pemasaran adalah suatu proses sosial dan manajerial yang didalamnya individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain.
§     Menurut William J. Stanton pemasaran adalah suatu sistem total dari kegiatan bisnis yang dirancang untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang-barang yang dapat memuaskan keinginan dan jasa baik kepada konsumen saat ini maupun konsumen potensial.

b.      Marketing Mix
Kegiatan pemasaran yang terpadu dan saling menunjang satu sama lain meliputi 4P, yaitu :


a.      Product (produk)
b.      Price (harga)
c.       Place (lokasi)
d.      Promotion (promosi)



3.      a).  Jelaskan pengertian perusahaan kecil
Usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari usaha menengah atau usaha besar yang memenuhi kriteria usaha kecil.

b). Jelaskan perbedaan perusahaan kecil dan besar

Perbedaan Perusahaan Kecil dan Besar
Perusahaan Besar
Perusahaan Kecil
Umumnya dikelola bukan oleh pemilik
Umumnya dikelola oleh pemilik
Struktur organisasi kompleks
Struktur organisasi sederhana
Pemilik belum tentu mengenal karyawan
Pemilik mengenal karyawan
Prosentase kegagalan rendah
Prosentase kegagalan tinggi
Banyak ahli manajemen
Kekurangan manajemen yang ahli
Modal jangka panjang mudah diperoleh
Modal jangka panjang sulit diperoleh
Pengaturan keuangan telah menggunakan manajemen yang rapi
Gaya manajerialnya lebih hanya ke trial dan error
Pembagian kerjanya sudah sesuai dengan bagian – bagiannya
Komunikasi lebih efektif dan tidak berbelit – belit
Jaringan kerjanya luas
Jaringan kerjanya relative tidak luas


Dengan berbagai sumber :


 Nama : Hapsari Widayani
 Kelas  : 1EB04
 NPM   : 23211213












Jumat, 14 Oktober 2011

Tugas Pengantar Bisnis 1

Tugas 1: Tugas Mata Kuliah

1)      Jelaskan pengertian bisnis yang anda ketahui!

Bisnis adalah semua aktivitas ekonomi seperti penyediaan barang dan jasa, kegiatan produksi, pembelian, penjualan, dan pertukaran barang dan jasa yang melibatkan individu atau perusahaan ataupun organisasi yang lain.

2)      Jelaskan perbedaan bisnis dengan lembaga sosial !

Perbedaannya adalah tujuan utamanya. Bisnis memiliki tujuan utama yaitu mendapatkan laba sedangkan lembaga sosial memiliki tujuan yaitu aspek kemanusiaan dan tidak bertujuan mendapatkan materi/laba.

3)      Jelaskan pengertian :
a.      Perusahaan
Perusahaan adalah suatu unit kegiatan produksi yang menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat jadi bukan untuk mencapai keuntungan maximal tapi juga mempunyai tujuan membuka kesempatan kerja, pertimbangan politik dan upaya pengabdian kepada masyarakat.

b.      Misi perusahaan
Merupakan penetapan tujuan dan sasaran perusahaan yang mencakup kegiatan jangka panjang tertentu dan jangka pendek yang akan dilakukan, dalam upaya mencapai visi yang telah ditetapkan.

c.       Visi perusahaan
Merupakan suatu pernyataan ringkas tentang cita-cita organisasi yang berisikan arahan yang jelas dan apa yang akan diperbuat oleh perusahaan di masa yang akan datang.

4)      Jelaskan lingkungan – lingkungan perusahaan!

a.      Lingkungan Eksternal
Lingkungan perusahaan yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan perusahaan. Lingkungan eksternal sendiri dapat diklasifikasikan menjadi dua bagian besar lagi yakni lingkungan yang sifatnya umum dan lingkungan industri. Kategori lingkungan Eksternal perusahaan adalah sebagai berikut:
·         Lingkungan Umum
Lingkungan umum adalah suatu lingkungan dalam lingkungan eksternal organisasi yang menyusun faktor-faktor yang memiliki ruang lingkup luas dan faktor-faktor tersebut pada dasarnya berada di luar dan terlepas dari operasi perusahaan.

·         Lingkungan Industri
Lingkungan industri adalah serangkaian faktor-faktor-ancaman dari pelaku bisnis baru, supplier, pembeli, produk pengganti, dan intensitas persaingan di antara para pesaing yang secara langsung mempengaruhi perusahaan dan tindakan dan tanggapan kompetitifnya.

·         Linkungan Operasi
Lingkungan operasi disebut juga dengan lingkungan kompetitif atau tugas, yang terdiri atas factor-faktor dalam situasi kompetitif yang mempengaruhi keberhasilan perusahaan dalam memperoleh sumber daya yang dibutuhkan atau dalam memasarkan produk dan jasanya secara menguntungkan.

b.      Lingkungan Internal
Lingkungan internal dalah faktor-faktor yang berada dalam kegiatan produksi dan langsung mempengaruhi hasil produksi.

5)      Sebutkan dan jelaskan bentuk – bentuk badan usaha :
¯  PT (perseroan terbatas)
Perseroan Terbatas (PT), dulu disebut juga Naamloze Vennootschaap (NV), adalah suatu persekutuan untuk menjalankan usaha yang memiliki modal terdiri dari saham-saham, yang pemiliknya memiliki bagian sebanyak saham yang dimilikinya. Karena modalnya terdiri dari saham-saham yang dapat diperjualbelikan, perubahan kepemilikan perusahaan dapat dilakukan tanpa perlu membubarkan perusahaan.
Perseroan Terbatas terbagi 3, yaitu:
-          PT terbuka
Perseroan terbuka adalah perseroan terbatas yang menjual sahamnya kepada masyarakat melalui pasar modal (go public). Jadi sahamnya ditawarkan kepada umum, diperjualbelikan melalui bursa saham dan setiap orang berhak untuk membeli saham perusahaan tersebut.
-          PT tertutup
Perseroan terbatas tertutup adalah perseroan terbatas yang modalnya berasal dari kalangan tertentu misalnya pemegang sahamnya hanya dari kerabat dan keluarga saja atau kalangan terbatas dan tidak dijual kepada umum.
-          PT kosong
Perseroan terbatas kosong adalah perseroan yang sudah ada izin usaha dan izin lainnya tapi tidak ada kegiatannya.
¯  Firma
Firma adalah sebuah bentuk persekutuan untuk menjalankan usaha antara dua orang atau lebih dengan memakai nama bersama. Pemiliki firma terdiri dari beberapa orang yang bersekutu dan masing-masing anggota persekutuan menyerahkan kekayaan pribadi sesuai yang tercantum dalam akta pendirian perusahaan.

¯  CV
Persekutuan Komanditer (commanditaire vennootschap atau CV) adalah suatu persekutuan yang didirikan oleh seorang atau beberapa orang yang mempercayakan uang atau barang kepada seorang atau beberapa orang yang menjalankan perusahaan dan bertindak sebagai pemimpin.

Referensi :
·         http://id.wikipedia.org/wiki/Perseroanterbatas




 Tugas 2: Tulisan Bebas

Strategi Belajar di Perguruan Tinggi

            Melanjutkan studi ke perguruan tinggi merupakan hal yang dicita- citakan  oleh semua orang. Segala usaha dilakukan untuk mencapai cita - cita tersebut yaitu dengan belajar yang serius dan baik. Selain belajar yang baik, orang tua juga memiliki peran tersendiri untuk mencapai cita – cita tersebut yaitu dengan menyekolahkan anaknya ke sekolah – sekolah favorit dan mengarahkan anaknya untuk memilih program studi sesuai dengan minat dan bakat yang dimiliki oleh anaknya tersebut.
            Penentuan program studi yang akan dipilih didasarkan oleh beberapa hal yaitu minat, bakat, dan prospek kerjanya. Tetapi hal yang terpenting adalah minat dari dalam diri calon mahasiswa tersebut. Setelah calon mahasiswa tersebut di terima di PT, dia harus mempersiapkan diri untuk memulai pembelajaran di PT tersebut. Persiapan tersebut dimulai dengan sebuah perencanaan yang matang dan dapat dipertanggung jawabkan agar mencapai tujuan akhir yang memuaskan. Agar tujuan tersebut tercapai harus dilakukan beberapa hal seperti dibawah ini :

a.      Memahami Sistem Akademik
Siapkan diri sebelum memulai perkuliahan dengan cara mengetahui tata cara administrasi PT tersebut. Dengan kita mengetahui sistem administrasi, kita akan merasa lebih mudah mengikuti mekanisme pembelajaran di PT tersebut.

b.      Tepat waktu
Sebaiknya kita biasakan datang tepat waktu atau 30 menit sebelum pembelajaran di mulai agar dapat mengulang materi yang sebelumnya atau membaca materi yang akan di sampaikan dosen pada hari itu.

c.       Mengikuti Jadwal Perkuliahan
Mahasiswa diwajibkan mengikuti jadwal perkuliahan sebanyak 70% dalam satu semester agar dapat mengikuti ujian dan mendapatkan lebih banyak materi dari dosen. Agar mendapatkan lebih banyak materi, disarankan kepada mahasiswa untuk membaca SAP(satuan acara perkuliahan) / materi perkuliahan terlebih dahulu sebelum mengikuti perkuliahan tersebut. Bila ada hal –hal yang belum dimengerti dapat di tanyakan dengan dosen diluar jam pelajaran.

d.      Memahami lingkungan dan suasana kampus
Sebagai mahasiswa kita sebaiknya kita memahami lingkungan dan berbagai sarana dan prasarana di PT tersebut agar kita dapat memanfaatkan berbagai fasilitas tersebut.

e.      Mengulang Pelajaran di Rumah
Agar materi yang disampaikan oleh dosen lebih efektif  sebaiknya kita ulang lagi materi tersebut dirumah dan meringkas materi tersebut dengan bahasa kita sendiri.


Dengan berbagai sumber :



Pengalaman Belajar di Perguruan Tinggi

            Memulai beraktivitas di Universitas Gunadarma membuat saya bersemangat sekali setelah lulus dari SMAN 39 Jakarta. Saya memilih jurusan akuntansi karena ingin menggapai cita –cita saya sebagai auditor yang handal. Saya masuk ke Univ. Gunadarma karena memang tidak di terima di PTN dan juga mendapatkan beasiswa dari Univ. Gundarma. Saya yakin bila saya masuk di Univ. Gunadarma saya akan bisa mencapai cita –cita saya dengan cara belajar saya sendiri dan di bimbing oleh dosen – dosen dari Univ. Gunadarma karena Univ. Gunadarma salah satu PTS terbaik di Indonesia dan di Asia Tenggara.
            Pengalaman belajar di Univ. Gunadarma menyenangkan sekali, selain dosennya baik – baik dan memiliki pengetahuan – pengetahuan yang luas juga teman – temannya enak diajak berdiskusi, bermain, dan belajar bersama. Namun ada beberapa kendala yang saya alami seperti tidak bisa aktivasi studentsite, banyaknya tugas yang diberikan dosen, dan juga terkadang ada informasi – informasi penting yang tidak bisa diakses. Tapi terlepas dari semua itu, pengalaman belajar di Gunadarma sangat amat menyenangkan sekali. Itulah pengalaman dan pengetahuan saya belajar di Univ. Gunadarma.


Meraih Cita – Cita Sebagai Sarjana

            Menjadi sarjana dengan IP yang tinggi merupakan hal yang diinginkan oleh semua mahasiswa. Hal tersebut harus diawali dengan berbagai cara dengan tujuan yang pasti yaitu mendapatkan gelar sarjana. Namun sebelum dilakukan langkah – langkah tersebut kita harus mengecek apakah jurusan yang kita pilih sesuai dengan cita –cita yang kita inginkan, kalau sudah sesuai mari kita lanjutkan langkah kita menuju cita – cita.  Adapun beberapa langkah meraih gelar sarjana yaitu :

*      Mantapkan niat dan membuat target
Sebelum memulai langkah – langkah yang lain kita mantapkan niat kita dan sebisa mungkin membuat planning/target berapa lama kita harus belajar di PT dan mendapatkan gelar yang kita inginkan.

*      Belajar dengan giat
Agar bisa meraih gelar sarjana dengan IP yang memuaskan harus di mulai dengan belajar yang giat dan tekun.

*      Fokus saat mengerjakan tugas – tugas
Untuk mempercepat meraih gelar sarjana kita sebaiknya focus mengerjakan semua tugas – tugas kita.

*      Memperbanyak Informasi
Sebagai mahasiswa kita dituntut memiliki nilai lebih dan memiliki pengetahuan  yang luas yaitu dengan cara memperbanyak membaca buku, browsing berbagai macam informasi dan menanyakan berbagai informasi yang tidak kita ketahui kepada pihak – pihak yang lebih mengetahui hal tersebut.

*      Mengikuti seminar/workshop
Mengikuti berbagai seminar/workshop dapat menambah ilmu juga mendapatkan berbagai sertifikat yang kedepannya berguna saat kita akan mencari pekerjaan.

*      Mau belajar dari senior
Malu bertanya sesat dijalan itulah kata – kata yang pantas bagi mahasiswa/i yang tidak mau banyak bertanya dengan senior –senior atau orang yang lebih berpengalaman. Agar lebih maksimal usaha mencapai gelar sarjana sebaiknya kita aktif untuk bertanya pada orang yang lebih ahli/ senior apabila mengalami kendala.

*      Refreshing di waktu yang tepat
Menjalankan berbagai aktivitas di PT pasti akan membuat jenuh namun tidak, bila kita imbangin dengan melakukan refreshing bagi diri kita di waktu – waktu yang tepat.

Itulah berbagai langkah- langkah yang dapat dilakukan agar menjadi seorang sarjana dengan IP yang memuaskan dan memiliki berbagai pengetahuan yang luas. Semoga tulisan ini bermanfaat dan digunakan sebagaimana mestinya.



Nama  : Hapsari Widayani
Kelas  : 1EB04
NPM   : 23211213